Senin, 02 Juni 2014
50 pasangan kata yang maknanya berbeda
1. Pemuda – pemudi 2. Kesana – kesini
3. Disini – disana 4. Baju – baja
5. Jatuh – jatah 6. Tas – tes
7. Bling – bleng 8. Celana – celaka
9. Marah – murah 10. Masam – musam
11. Kasur – kasar 12. Kumis – kamis
13. Ular – ulat 14. Kipas – kupas
15. Tikar – tukar 16. Sumpit – sempit
17. Anak – amak 18. Susu – suka
19. Candi – candu 20 . Lempar – lemper
21. Cucu – cuci 22. Kaki – kaku
23. Lem – rem 24. Kepala – kelapa
25. Buku – buka 26. Peta – peti
27. Panjang – pajang 28. Tikar – tukar
29. Kisah – pisah 30. Cinta – tinta
31. Cemburu – memburu 32. Suka – cuka
33. Maju – laju 34. Dapur - kapur
35. Supir – sipir 36. Cantik – lantik
37. Hapal – kapal 38. Kuda – kado
39. Celana – pelana 40. Sedih – seduh
41. Mata – mati 42. Hidung – hidang
43. Masak – masuk 44. Silat – silet
45. Berita – cerita 46. Pintu – pinta
47. Kamus – kasus 48. Mami – mama
49. Ibu – iba 50. Centil – sentil
Minggu, 18 Mei 2014
Analisis kenapa Allah Swt menggunakan kata kami, kamu dan aku dalam Al-Quran
a. Surat
Al- baqarah ( sapi betina )
ﻱﺒﻲ ﺍﺸﺭ ﺍﺀ ﺒﺪ ﺍﺫ
ﻛﺮﻮﺍ ﻧﻌﻣﺘﻲ ﺍ ﻠﻲ ﺍ ﻧﻌﻣﺖ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻮﺍﻨﻲ ﻓﺼﻠﺗﻜﻢ ﻋﺍﻰﻠﺻﻠﻣﻴﻦ ۶۷
Artinya : wahai bani israil ! ingatlah
nikmatku yang telah aku berikan kepadamu dan aku telah melebihkan
kamu dari semua umut yang lain di alam ini.
Analisis kata aku merupakan pernyataan
personal atau perorangan, Allah Swt memakai kata aku karena kata aku ingin
melihatkan kekuasaanya kepada umat atau hambanya.
b. Surat
An- Nisa ( wanita )
ﻴﺭ ﻴﺪ ﷲ ﺍﻦ
ﻱﻓﻒﻋﻨﻛﻢ ﻭ ﺧﻠﻖ ﺍﻻ ﻧﺳﺎ ﻥ ﻀﺣﻴﻔﺎ ٢٧
Artinya : Dan Allah hendak menerima
tobatmu, sedangkan orang- orang yang mengikuti keinginannya menghendaki
agar kamu berpaling sejauh – jauhnya ( dari kebenaran )
Analisis kata kamu, Allah memakai kata
kamu merujuk pada orang yang senantias menyembah Allah Swt atau hambanya yang
dimuliakan dan Allah Swt memberi pesan supaya kamu ( hambanya ) bertobat.
c. Surat
An – Nisa ( wanita )
ﺍﻥ ﺘﻲﺒﺗﻧﺑﻭ ﺍﻛﺒﺎ
ﮨﺭﻣﺎ ﺘﻧﻬﻭﻦ ﻋﻧﻪ ﻧﻛﻓﺭ ﻋﻧﻛﻡ ﺳﺑﺎ ﺗﻛﻡ ﻭ ﻧﺪ ﺧﻟﻛﻢ ﻣﺪ ﺧﻶ ﻛﺭ ﻴﻣﺎ٣٠
Artinya : Dan barang siapa berbuat
demikian dengan cara melanggar hukum dan zalim, akan kami masukan dia ke
dalam neraka. Yang demikian mudah bagi Allah.
Analisis kata kami, Allah Swt memakai
kata kami karena kata kami tidak punya sifat sombong. Kata kami merupakan
cakupan dari Malaikat, Nabi dan Allah Swt dan Kata kami tidak menyombongkan
kekuasaan Allah.
“Analisis Ayat ke-6 Dari Surat Al-Fatiha”
اهدِنَا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ
"Tunjukkanlah kami jalan yang lurus" (surah Al Fatihah :6)
"Tunjukkanlah kami jalan yang lurus" (surah Al Fatihah :6)
Analisis Berdasarkan Al-Qur’an dan Tafsir
Ihdinna : Tunjukilah
kami
Sirota : Jalan
Mustaqim : Yang lurus
Jalan
yang lurus adalah jalan rasullah SAW Abu bakar, dan Umar. Di saat umur muslim
memohon petunjuk ke jalan yang lurus, Nabi yahya menunjukan pada penyaliban Isa
Al-masitilah. Isa Al-masitilah “jalan yang lurus ” yang dicari umat muslim dan
semua manusia, Sedangkan jalan yang
berbelok ialah jalan yang akan membuat kita lambat untuk mencapai apa yang
ingin kita capai. Maka dari itu di dalam surat Al-Fatiha ayat ke-6 ini
disebutkan bahwa tunjukilah kami jalan yang lurus maksudnya ialah jalan yang
benar yang diridhoi oleh Allah Swt, yang bisa menghantarkan kita pada
kebahagiaan.
Selasa, 06 Mei 2014
tentukan konstruksi dan konstituen serta buat diagram pohon
11 Buatlah
2 contoh kalimat tentukan konstruksi, konstituennya dan buat diagram pohon.
aa Perempuan
yang cantik itu dibunuh joe.
Analisis
kalimat di atas terdiri dari 2 konstruksi yaitu :
11 Perempuan
yang cantik itu.
22 Dibunuh
joe
Konstruksi
pertama terdiri dari 4 konstituen dan yang ke dua 3 konstituen yaitu :
11 N,
Kop, Adj, Atrbt
22 Prep,
V, N

K
N Kop Adj
Atrbt preposisi

Prep V N
Di
bunuh joe
b.Pak RT sudah berangkat ke Padang
Analisis kalimat di atas terdiri
dari 2 konstruksi yaitu :
11
Pak RT sudah berangkat
22
Ke Padang
Konstruksi
pertama terdiri dari 4 konstituen dan
yang ke dua 3 konstituen yaitu:
11
N, N, Atrbt, V
22
Prep, N

K
Pak RT sudah
berangkat
Prep N
Ke Padang
Langganan:
Komentar (Atom)